Subandi Minta Normalisasi Waduk Benanga dan Infrastruktur Penunjang untuk Atasi Banjir di Samarinda

Sabtu, 26 Juli 2025 07:00 WITA
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi

Paperkaltim.id, SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Subandi, menyoroti kondisi Waduk Benanga yang selama ini berperan sebagai penampung air di Kota Samarinda.

Dirinya mengungkapkan bahwa waduk tersebut kini tak lagi optimal dalam menangani permasalahan banjir akibat pendangkalan yang disebabkan oleh sedimentasi.

Oleh karena itu, Subandi mendesak agar normalisasi waduk segera direncanakan dan dimulai paling lambat tahun 2026.

“Kita butuh kerja yang sistematis dari hulu ke hilir. Kalau hanya fokus pada satu titik, tidak akan menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Subandi menjelaskan bahwa penanganan banjir di Kota Samarinda memerlukan pendekatan yang lebih komprehensif dan integratif.

Dirinya menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung yang mampu berfungsi secara sinergis. Ini termasuk percepatan pembangunan kolam retensi, folder, embung, serta sistem drainase dan pompa air di titik-titik yang selama ini menjadi langganan genangan.

“Sudah waktunya pemerintah membangun lebih banyak embung dan memperkuat sistem drainase dalam kota. Saat ini, kondisi banjir kita sudah masuk kategori kritis,” ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Subandi menegaskan bahwa penanggulangan banjir harus dijadikan prioritas utama oleh pemerintah daerah.

Dia memperingatkan bahwa menunda langkah-langkah penanganan banjir hanya akan memperburuk keadaan dan mengakibatkan warga terus menjadi korban bencana yang sebenarnya dapat dicegah.

“Ini bukan soal menunggu. Ini soal menyelamatkan warga dari bencana tahunan yang makin parah. Pemprov dan Pemkot harus duduk bersama, buat roadmap, dan bertindak,” tutup Subandi.(*)

Adv/DPRD Kaltim

Bagikan:
Berita Terkait