Kepolisian Pastikan Situasi Aman Meski Beredar Isu Korban

Selasa, 21 April 2026 11:47 WITA
Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro

Paperkaltim.id, SAMARINDA – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur memberikan penjelasan terkait jalannya aksi demonstrasi masyarakat dan mahasiswa di Samarinda pada Selasa (21/4/2026). Kapolda Kaltim, Endar Priantoro, menyebut secara umum kondisi di lapangan tetap aman dan terkendali. Aksi berlangsung tanpa gangguan besar hingga selesai pada malam hari. Stabilitas keamanan disebut masih berada dalam batas normal.

Dalam keterangannya, Kapolda mengapresiasi sikap peserta aksi yang dinilai mampu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Penyampaian aspirasi dilakukan secara terbuka dan berjalan sesuai mekanisme. “Aparat kepolisian mengapresiasi seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga aksi tetap kondusif. Penyampaian aspirasi berjalan dengan baik dan diterima oleh pihak terkait,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa massa aksi telah menyampaikan tuntutannya di kantor DPRD Kalimantan Timur. Pimpinan dewan disebut telah menerima aspirasi tersebut, sementara di kantor gubernur, tuntutan juga telah terpantau oleh pihak terkait. Namun, tidak terjadi dialog langsung karena massa tidak menghendaki perwakilan.

Di sisi lain, beredar informasi mengenai adanya peserta aksi yang mengalami luka dan dirawat di RS Dirgahayu Samarinda. Disebutkan terdapat sekitar tujuh orang korban dengan berbagai kondisi luka. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi tersebut masih belum terkonfirmasi secara resmi.

Kapolda menegaskan hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait korban luka dari kegiatan tersebut. Proses pendalaman masih dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi di lapangan. “Situasi secara umum masih dalam kondisi wajar dan sesuai standar operasional pengamanan,” jelasnya.

Terkait peserta aksi yang sempat diamankan, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pendekatan yang digunakan tetap mempertimbangkan tingkat pelanggaran. Jika kesalahan tidak berat, langkah pembinaan akan lebih diutamakan.

Pihak kepolisian juga menyampaikan komitmen untuk terus menjaga keamanan dalam setiap kegiatan masyarakat. Hak menyampaikan pendapat tetap dijamin, selama dilakukan secara tertib. “Kami tetap siap mengamankan dan melayani kegiatan masyarakat, selama dilakukan secara tertib dan sesuai aturan,” tegasnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait rencana aksi lanjutan. Aparat tetap bersiaga guna mengantisipasi berbagai kemungkinan. Kepolisian berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif demi kepentingan bersama.

Bagikan:
Berita Terkait