Multifungsi, Embung Maluhu Tawarkan Manfaat Pertanian dan Pariwisata

Rabu, 16 April 2025 02:29 WITA

Paperkaltim.id, Kutai Kartanegara – Embung di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong kini memiliki fungsi ganda. Selain sebagai sumber irigasi pertanian, kawasan ini mulai dikembangkan menjadi destinasi wisata baru yang potensial di Kutai Kartanegara.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menjelaskan embung seluas sekitar 8 hektare tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp3 miliar melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kutai Kartanegara. “Embung ini sudah diresmikan oleh Bupati Edi Damansyah dan kini mengairi persawahan di wilayah Maluhu,” ujarnya.

Menurut Tri Joko, fungsi embung tidak hanya sebatas pengairan. Infrastruktur ini juga berperan penting dalam pengendalian banjir, pengembangan sektor perikanan, serta menjadi kawasan rekreasi masyarakat. “Embung Maluhu diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai sektor, dari pertanian hingga pariwisata,” tambahnya.

Sejak diresmikan, kawasan embung mulai ramai dikunjungi warga sekitar untuk berwisata dan memancing. Pemerintah daerah juga berencana menjadikannya sebagai destinasi wisata keluarga dengan berbagai fasilitas penunjang. Dalam rencana pengembangan tahap berikutnya, Pemkab Kukar akan menambah gazebo, toilet, dan balai pertemuan. Selain itu, area embung juga disiapkan untuk kegiatan perkemahan pelajar pada akhir pekan.

Data dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menunjukkan, pengembangan embung di berbagai kecamatan merupakan bagian dari program ketahanan air dan pertanian berkelanjutan yang dijalankan sejak 2022. Hingga 2024, DPU Kukar telah membangun lebih dari 20 embung di berbagai wilayah untuk mendukung irigasi pertanian dan pengendalian banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Hamly, dalam keterangannya di laman kukarkab.go.id, menyebut embung berperan besar menjaga ketersediaan air saat musim kemarau. Ia juga menilai potensi wisata air seperti di Maluhu dapat mendorong ekonomi lokal jika dikelola dengan baik.

Pemerintah daerah juga berkomitmen memperluas manfaat embung melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan Dinas Pariwisata Kukar yang tengah menyiapkan kajian pengembangan wisata berbasis lingkungan dan edukasi pertanian di wilayah Tenggarong.

Tri Joko menyampaikan apresiasinya atas dukungan Pemkab Kukar terhadap pembangunan di wilayah Maluhu. “Terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Kami berharap kawasan ini terus berkembang dan menjadi ikon baru pariwisata desa,” tutupnya.

(Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan:
Berita Terkait