TENGGARONG – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 19 April 2025, Kecamatan Tenggarong di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan seluruh persiapan berjalan lancar. Sebanyak 306 Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah berdiri dan siap menyambut warga untuk menyalurkan hak pilihnya.
Dari jumlah tersebut, 303 merupakan TPS reguler, sementara tiga lainnya merupakan TPS lokasi khusus. Seluruh logistik pemilu telah didistribusikan dan kini dijaga ketat oleh personel Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Camat Tenggarong, Sukono, menyebut kesiapan lapangan telah mencapai 100 persen. Sejak beberapa hari terakhir, petugas mulai mendirikan TPS dan memastikan seluruh perlengkapan, mulai dari bilik suara hingga surat suara, berada di lokasi masing-masing.
“Seluruh logistik sudah tersalurkan dan setiap TPS dijaga oleh dua personel Linmas. Kami ingin memastikan proses PSU berjalan aman dan tertib,” ujarnya, Jumat (15/4/2025).
Selain fokus pada aspek teknis, pihak kecamatan juga menggagas cara kreatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Salah satunya dengan memberikan penghargaan bagi TPS dengan dekorasi paling menarik.
“Kami dorong setiap kelurahan untuk memberikan sentuhan khas di TPS-nya. Ini bukan hanya soal pemilu, tapi juga cara menciptakan suasana demokrasi yang gembira,” tutur Sukono.
Upaya itu disambut baik oleh masyarakat, terutama karena PSU kali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga setelah masa pemilu sebelumnya. Sukono juga menegaskan bahwa situasi keamanan di Tenggarong tergolong kondusif, tanpa indikasi potensi konflik.
“Tidak ada titik rawan yang kami khawatirkan. Masyarakat Tenggarong sudah cukup matang dalam berdemokrasi,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh warga untuk hadir dan menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara nanti.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan. Mari datang ke TPS, gunakan hak suara, dan jangan golput,” imbaunya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan masyarakat, PSU di Tenggarong diharapkan berjalan lancar dan menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang tertib, aman, serta penuh semangat partisipatif.





