Syarifatul Sya’diah: Peran Strategis IKN Nusantara dalam Rencana Pembangunan Ekonomi Kalimantan Timur 2025-2029

Jumat, 19 September 2025 09:18 WITA

SAMARINDA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah, menekankan bahwa kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur merupakan faktor strategis utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2029.

Syarifatul sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pembangunan IKN Nusantara membuka banyak peluang bagi daerah untuk tumbuh dan berkembang, terutama dalam aspek ekonomi.

“Pembangunan IKN Nusantara memberikan kesempatan besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah kita. Salah satu di antaranya adalah peningkatan investasi yang akan mendorong adanya masuknya modal dari sektor swasta dan BUMN, khususnya di bidang properti dan infrastruktur. Ini adalah momentum yang tidak boleh kita lewatkan,” ungkapnya.

Dia juga menyoroti potensi terbukanya pasar baru bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri lokal di sekitar IKN.

“Dengan adanya IKN, diharapkan dapat tercipta ekosistem yang mendukung pelaku usaha untuk berkembang dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas,” tambahnya.

Syarifatul juga menggarisbawahi dampak positif IKN dalam mendatangkan wisatawan, baik nasional maupun internasional.

“Pembangunan IKN akan memacu sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif, yang pasti akan membawa dampak positif bagi masyarakat lokal,” jelasnya.

Lebih jauh, Syarifatul menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur di wilayah penyangga IKN, meliputi akses jalan, pasokan air bersih, energi, dan layanan telekomunikasi.

“Akselerasi pembangunan infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung mobilitas dan aksesibilitas masyarakat serta pelaku usaha di daerah ini,” ujarnya.

Kehadiran IKN juga diprediksi akan meningkatkan permintaan tenaga kerja di berbagai sektor, termasuk konstruksi, teknologi, dan industri pendukung.

“Ini menjadi kesempatan emas bagi kita untuk melakukan transformasi sumber daya manusia. Kita perlu meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi agar tenaga kerja terampil siap memenuhi kebutuhan di IKN,” tambah Syarifatul.

Dengan segala potensi yang ada, Syarifatul Sya’diah mengingatkan bahwa kehadiran IKN akan mendorong percepatan transformasi ekonomi di Kalimantan Timur.

“Diversifikasi ekonomi dari yang semula berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis jasa, teknologi, dan industri ramah lingkungan adalah langkah yang harus kita ambil untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah kita,” tutupnya.

Bagikan:
Berita Terkait