Pendidikan Terjangkau Jadi Kebutuhan. Masyarakat, Sapto Setyo Pramono Tegaskan Komitmen Kawal Program GratisPol Gubernur Kaltim

Sabtu, 19 Juli 2025 09:41 WITA
Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono

Paperkaltim.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menegaskan komitmennya untuk mengawasi dan mendukung pelaksanaan program prioritas yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud-Seno Aji.

Salah satu program unggulan yang tengah menuai perhatian masyarakat adalah program pendidikan gratis dan bantuan seragam sekolah yang dikenal dengan nama Gratispol.

Dalam beberapa waktu terakhir, banyak pertanyaan yang muncul dari masyarakat terkait program pendidikan yang diharapkan mampu memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK sederajat serta bantuan seragam sekolah kepada siswa yang membutuhkan.

Sapto berkomitmen untuk memastikan bahwa program ini dapat mencapai tujuannya dengan efektif.

“Dalam beberapa waktu terakhir, kami menerima banyak pertanyaan dari masyarakat mengenai program Gratispol ini. Kami menyadari bahwa pendidikan yang terjangkau adalah salah satu kebutuhan mendasar bagi warga Kaltim. Oleh karena itu, kami akan kawal program ini agar tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sapto.

Program Gratispol ini akan dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur.

Sapto menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi yang intensif dengan Disdikbud Kaltim, termasuk berdiskusi dengan Kepala Dinas dan Kepala Bidang terkait, untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan lancar.

“Saya telah berkoordinasi dengan pihak Disdikbud Kaltim dan mendapatkan informasi yang diperlukan. Kami juga mendapatkan pertanyaan dari daerah lain mengenai program ini, dan saya siap membantu untuk mengkomunikasikan lebih lanjut,” tambahnya.

Sapto juga memperingatkan bahwa pelaksanaan program Gratispol tidak dapat dilakukan secara instan. Terdapat beberapa langkah penting yang harus dilalui, seperti proses penganggaran, penyusunan aturan, serta persiapan teknis di lapangan.

“Perlu dicatat bahwa anggaran dari pemerintah provinsi belum sepenuhnya mencakup semua kebutuhan, dan adanya pergeseran anggaran yang mungkin terjadi. Dengan harapan, di tahun 2026, seluruh janji yang telah disampaikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim terkait program Gratispol ini dapat terwujud,” tutup Sapto.

DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus memantau dan mendukung implementasi program-program yang berdampak positif bagi masyarakat Kalimantan Timur, terutama dalam bidang pendidikan. (*)

Bagikan:
Berita Terkait