Pemkab Kukar Perkuat Kapasitas PSKS, Dorong Lahirnya Relawan Sosial Profesional

Kamis, 13 November 2025 06:21 WITA

TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat barisan garda terdepan dalam pembangunan sosial. Melalui kegiatan peningkatan kapasitas Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Kamis (13/11/2025), Pemkab Kukar menegaskan komitmennya untuk mencetak relawan sosial yang tangguh, profesional, dan berintegritas.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, dengan simbolis pengalungan tanda peserta. Turut hadir jajaran Dinas Sosial Kukar, pelatih dan fasilitator, serta tokoh agama, adat, pemuda, dan masyarakat dari berbagai wilayah di Kukar.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kukar, Lucy Yulidasari, menjelaskan kegiatan ini difokuskan pada pembentukan PSKS yang memahami peran strategisnya sebagai mitra pemerintah dalam penanganan isu sosial di lapangan.

Peserta mendapatkan materi tentang etika bertugas, teknik pendampingan, komunikasi efektif, hingga pelaporan berbasis data, agar siap menjadi agen kolaborasi dan navigator sosial yang andal di wilayah masing-masing.

“Harapan kami, PSKS ke depan dapat membantu menyukseskan seluruh program Pemkab Kukar yang berhubungan dengan kesejahteraan sosial masyarakat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Akhmad Taufik Hidayat menegaskan bahwa peningkatan kapasitas PSKS merupakan bagian dari strategi besar Pemkab Kukar untuk mentransformasi pola kerja sosial menjadi lebih profesional dan berbasis data digital.

“Mereka bukan sekadar tenaga bantu, tapi mitra strategis pembangunan. Kami ingin membentuk relawan sosial profesional yang memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan digital dalam pendampingan masyarakat, agar intervensi sosial lebih tepat sasaran dan terukur,” ujarnya saat membacakan sambutan Plh Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Ia menambahkan, keberadaan PSKS berperan penting dalam sistem deteksi dini keluarga miskin dan rentan, serta memastikan distribusi bantuan sosial melalui basis data terpadu berjalan efektif.

Program penguatan PSKS ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan Misi 1 Pemkab Kukar, yakni mewujudkan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
Melalui berbagai program seperti Etam Sejahtera, RT-Ku Terbaik, Kukar Bergizi Terbaik, hingga Jaga Kukar Lestari, para PSKS difasilitasi sebagai ujung tombak layanan sosial di tingkat akar rumput.

“PSKS adalah pilar penting yang memastikan program sosial berjalan di lapangan. Mereka menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, antara kebijakan dan kebutuhan nyata,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Akhmad Taufik memberikan apresiasi kepada seluruh peserta pelatihan atas dedikasi mereka dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap, para PSKS tidak hanya menjadi pelaksana, tapi juga penggerak perubahan sosial di wilayah masing-masing.

“Gunakan ilmu yang diperoleh dengan bijak, jaga amanah, dan jadikan setiap langkah sebagai ibadah. Karena setiap kunjungan ke rumah warga miskin, setiap data yang dikumpulkan, dan setiap pendampingan yang dilakukan adalah bentuk pengabdian kepada sesama,” pesannya.

“Mari jadikan pelatihan ini sebagai titik awal dari era baru pelayanan sosial di Kutai Kartanegara sistem yang lebih kuat, masyarakat yang lebih tangguh, dan kesejahteraan yang benar-benar berpihak pada rakyat.” tutupnya.

Bagikan:
Berita Terkait