Peletakan Batu Pertama Kantor Desa, Aulia Soroti Masa Depan Ekonomi Loa Kulu

Rabu, 3 Desember 2025 02:22 WITA
Peletakan Batu Pertama Kantor Desa, Aulia Soroti Masa Depan Ekonomi Loa Kulu

TENGGARONG – Upaya meningkatkan pelayanan publik di wilayah pedesaan kembali ditegaskan oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melalui peletakan batu pertama pembangunan Kantor Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, pada Selasa (2/12/2025). Kehadiran sejumlah pimpinan OPD turut menandai dimulainya pembangunan fasilitas administrasi desa tersebut.

Dalam kesempatan itu, sejumlah pejabat hadir mendampingi, di antaranya Kepala Dinas PMD Arianto, Kepala DLH Slamet Hadi Raharja, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan M. Taufik, Kepala DKP Muslik, Camat Loa Kulu Adriansyah, serta Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur. Peletakan batu pertama tersebut menjadi langkah awal peningkatan pelayanan dasar bagi masyarakat desa.

Saat memberikan sambutan, Bupati Aulia menyampaikan apresiasinya terhadap pembangunan kantor desa yang dinilai sebagai sarana penting penguatan layanan administratif masyarakat. Ia mengingatkan bahwa pembangunan Kukar harus diarahkan pada keberlanjutan kesejahteraan warga setelah masa kejayaan industri ekstraktif. “Era ini banyak bergeser dari industri ekstraktif. Pertanyaan besarnya, ketika tambang batubara ini habis, jadi apa kampung etam ini? Kita harus mempersiapkan dari sekarang,” ujarnya.

Bupati menekankan perlunya transformasi ekonomi yang mengandalkan potensi lokal, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dianggapnya sebagai fondasi utama. “Kita harus mempersiapkan masa depan ketika industri tambang berakhir. Selain memperkuat sektor ekonomi, pendidikan dan pemberdayaan SDM menjadi kunci agar masyarakat tetap sejahtera,” tegasnya.

Di hadapan warga, Bupati Aulia juga mengungkapkan rencana pengembangan sekolah model berasrama di Loa Kulu, mulai tingkat SD hingga SMA, dengan konsep unggulan dan gratis untuk masyarakat. Ia bahkan mendorong perusahaan-perusahaan setempat ikut berkontribusi. “Coba digalang perusahaan-perusahaan di Loa Kulu. Mudah-mudahan kita bisa membangun sekolah asrama terbaik. Ketika ditanya, sekolah terbaik ada di Loa Kulu,” tuturnya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Pemerintah, kata Bupati, juga menyiapkan jalur pemberdayaan pemuda melalui Program Kukar Siap Kerja. Program tersebut dirancang untuk memastikan lulusan SMA/SMK tidak menjadi penganggur dan dapat memilih antara kuliah atau bekerja. Bagi yang melanjutkan pendidikan tinggi, mereka akan terdata sebagai penerima Beasiswa Kukar Idaman Terbaik. Sementara yang memilih bekerja, pemerintah menyediakan pelatihan seperti barber, mekanik, tata boga, operator alat berat, hingga keamanan.

Ia menjelaskan bahwa skema tersebut diharapkan mampu membuat generasi muda lebih mandiri. “Tujuan kita adalah lulusan SMA/SMK bisa mandiri, tidak membebani orang tua, tidak terjerumus ke tindakan negatif, dan tidak tercatat sebagai pengangguran,” tegas Aulia.

Menutup sambutannya, Bupati Aulia mengajak semua pihak, termasuk pelaku usaha, untuk terlibat dalam menyiapkan strategi pembangunan jangka panjang. Ia menilai kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan agar masyarakat Kukar tetap sejahtera, baik selama maupun setelah masa pertambangan berakhir. “Mari kita pikirkan strategi jangka panjang demi masa depan anak cucu kita,” tutupnya.

Bagikan:
Berita Terkait