KUR Perumahan Rp130 T Diluncurkan Oktober 2025

Rabu, 17 September 2025 07:55 WITA
Menteri PKP Maruarar Sirait usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta.

Jakarta – Pemerintah pusat bersiap meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan pada Oktober 2025 dengan pagu anggaran jumbo mencapai Rp130 triliun. Program ini diharapkan menjadi terobosan baru untuk mendorong akses pembiayaan tidak hanya bagi kontraktor dan pengembang perumahan, tetapi juga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perumahan, pariwisata, hingga kuliner rumahan.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa pembagian dana KUR Perumahan akan difokuskan ke dua kelompok besar. Pertama, alokasi Rp13 triliun khusus diperuntukkan bagi UMKM, sementara Rp117 triliun diarahkan untuk para kontraktor, developer, serta pelaku usaha toko bangunan.

“Dana Rp13 triliun itu bisa dimanfaatkan UMKM untuk berbagai kebutuhan, misalnya membuka homestay, restoran rumahan, hingga usaha berbasis online di rumah. Pemerintah ingin agar masyarakat kecil juga ikut merasakan manfaat dari pembangunan perumahan,” ujar Maruarar atau yang akrab disapa Ara, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Sementara itu, porsi terbesar KUR Perumahan yakni Rp117 triliun akan mengalir ke sektor konstruksi dan penyedia bahan bangunan. Skema ini diharapkan memberi dorongan nyata bagi percepatan pembangunan rumah rakyat sekaligus menggairahkan ekosistem usaha terkait.

“Dari segi supply, dana Rp117 triliun bisa digunakan oleh kontraktor, developer, dan toko bangunan. Jadi mohon doanya agar program ini bisa berjalan dengan baik,” tambah Ara.

Tidak hanya itu, pemerintah juga melihat program ini sebagai langkah strategis memperluas lapangan kerja baru. Di satu sisi, UMKM bisa berkembang lewat homestay dan kuliner rumah tangga yang semakin diminati wisatawan. Di sisi lain, kontraktor dan pengembang dapat memperluas kapasitas produksi perumahan untuk menjawab kebutuhan hunian rakyat.

Peluncuran resmi KUR Perumahan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Oktober 2025 di Surabaya, Jawa Timur. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan Presiden Prabowo Subianto akan hadir langsung meresmikan program tersebut.

“Direncanakan pertengahan bulan depan, sekitar minggu kedua Oktober. Tadi Bapak Presiden menyatakan akan hadir di acara peluncuran KUR Perumahan di Surabaya,” ungkap Airlangga, Selasa (16/9/2025).

Dengan program KUR Perumahan ini, pemerintah berharap dapat memberikan solusi pembiayaan yang inklusif, menyentuh berbagai lapisan masyarakat, sekaligus mempercepat pembangunan perumahan nasional.

Bagikan:
Berita Terkait