Paperkaltim.id, SAMARINDA – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan kunjungan kerja ke Hotel Blue Sky, salah satu aset penting milik Pemerintah Provinsi Kaltim yang terletak di Jakarta.
Kunjungan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengelolaan aset yang kini telah bertransformasi dari bentuk Wisma menjadi hotel yang dikelola secara profesional oleh MBS dan PT Blue Sky.
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kaltim, Firnadi Ikhsan, mengemukakan bahwa pihaknya telah memberikan pemahaman terhadap pengelolaan aset di luar daerah.
“Kunjungan kami ke Hotel Blue Sky memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana pengelolaan aset di luar daerah, khususnya di Jakarta, merupakan tantangan yang tidak mudah,” katanya.
“Namun, kami mengapresiasi kerja keras pihak Blue Sky yang sejak tahun 2009 telah melakukan renovasi dan penyesuaian untuk bersaing di kawasan yang dikenal dengan banyak hotel berkelas ini.” imbuh Firnadi.
Dalam hasil evaluasi tersebut, Firnadi mencatat bahwa Hotel Blue Sky telah memberikan kontribusi signifikan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim, dengan angka mencapai sekitar 904 miliar per tahun.
“Ini adalah kontribusi tetap yang sangat berarti bagi kita. Namun, kami berharap ada peningkatan dalam bagi hasil dari pengelolaan aset ini, sehingga bisa lebih besar lagi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.
Firnadi juga menekankan pentingnya pengembangan lebih lanjut dari kerja sama ini agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kaltim.
“Kami berkomitmen untuk mendorong peningkatan pengelolaan aset ini agar dapat memberikan dampak yang positif dan berkelanjutan bagi daerah kita,” pungkasnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi II DPRD Provinsi Kaltim berharap agar pengelolaan Hotel Blue Sky dapat terus diperbaiki dan dikembangkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih optimal bagi seluruh masyarakat Kaltim.(*)
