Paperkaltim.id, TENGGARONG – Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) ke-2 menjadi panggung istimewa bagi generasi muda Kutai Kartanegara untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkuat identitas religius. Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, acara ini digelar di halaman Parkir Pendopo Bupati Kukar dan diisi dengan beragam kegiatan bernuansa Islami yang menggugah semangat spiritual dan kreatif anak muda.
Mulai dari lomba Hadrah (Habsyi), adzan, hingga kaligrafi, festival ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi dan pembinaan karakter pemuda. Antusiasme peserta terlihat sejak pagi, dengan berbagai kelompok pemuda dari kecamatan-kecamatan di Kukar turut ambil bagian.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Dispora yang terus konsisten menghadirkan kegiatan bernilai positif di bulan Ramadan. Ia menyebut festival ini sebagai upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong pemuda Kukar agar tetap aktif, kreatif, dan terhubung dengan nilai-nilai luhur daerahnya.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah ruang untuk mengekspresikan nilai-nilai keislaman yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan,” ucap Sunggono.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan budaya dan agama sebagai akar yang kokoh dalam membentuk karakter generasi muda. Di tengah derasnya pengaruh budaya luar dan informasi bebas di media sosial, Sunggono mengingatkan agar pemuda Kukar tetap berpegang pada identitas lokal yang kuat.
Festival ini juga menjadi sarana pembinaan talenta muda di bidang seni Islami, yang diharapkan ke depan bisa tampil di ajang-ajang yang lebih besar, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Selain itu, FKPR juga menghadirkan stand UMKM, bazar kuliner Ramadan, dan ruang ekspresi terbuka untuk komunitas pemuda. (Adv/DiskominfoKukar)





