Empat Bangunan di SDN 018 Samboja Terbakar, Damkar Sempat Terkendala Sumber Air

Senin, 25 Mei 2026 07:44 WITA
Kebakaran melanda lingkungan SD Negeri 018 Samboja yang berada di Jalan Raya BPPN Handil 2, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja

Paperkaltim.id, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran melanda lingkungan SD Negeri 018 Samboja yang berada di Jalan Raya BPPN Handil 2, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Senin (25/5/2026) sore. Dalam kejadian tersebut, empat bangunan dilaporkan terdampak kebakaran.

Peristiwa itu pertama kali dilaporkan warga bernama Irfan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara Pos Sektor Samboja Pesisir sekitar pukul 16.30 WITA. Api diperkirakan mulai muncul sekitar pukul 16.20 WITA.

Usai menerima laporan, tim Regu 3 bersama personel dari regu lainnya langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses pemadaman.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati kobaran api sudah membesar dan mulai menghanguskan sejumlah bangunan di area sekolah. Petugas kemudian melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan untuk mencegah api meluas.

Dalam proses penanganan, petugas sempat mengalami kendala di lapangan. Sumber air yang cukup jauh dari titik kebakaran membuat proses suplai air menjadi terbatas.

Selain itu, banyaknya warga yang menonton di sekitar lokasi juga sempat menghambat pergerakan petugas saat melakukan pemadaman.

Dari hasil pendataan sementara, sebanyak empat bangunan terdampak kebakaran. Bangunan tersebut terdiri dari tiga rumah dinas sekolah dan satu gudang sekolah.

Dua kepala keluarga turut terdampak dalam kejadian tersebut, masing-masing atas nama Mahruri dan Muhafit Agus Prayitno.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Proses penanganan kebakaran berlangsung sekitar satu jam 30 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 17.50 WITA dalam kondisi aman dan terkendali.

Dalam operasi pemadaman, Damkar Kukar mengerahkan dua unit Kajama dan satu unit mobil tangki. Sejumlah unsur lain turut membantu di lokasi, di antaranya pihak kecamatan, Polsek, TNI, PMI, PLN, serta warga sekitar.

Bagikan:
Berita Terkait