Edi Damansyah Tegaskan Jembatan Besi Tidak Dibongkar, Jembatan Baru Siap Dibangun

Sabtu, 19 April 2025 02:37 WITA

Paperkaltim.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara memastikan Jembatan Besi di Kecamatan Tenggarong tidak akan dibongkar. Keputusan ini diambil setelah Bupati Kukar, Edi Damansyah, meninjau langsung lokasi pembangunan jembatan baru yang akan menghubungkan Jalan Kartini dan Jalan Mayjend Panjaitan pada Jumat (18/4/2025).

Edi menegaskan, jembatan lama peninggalan era kolonial Belanda itu akan difungsikan sebagai jalur pejalan kaki dan area publik bersejarah. Sementara itu, jembatan baru akan difokuskan untuk lalu lintas kendaraan bermotor agar arus transportasi di pusat kota lebih lancar.

Menurut Edi, keputusan ini merupakan hasil dari proses diskusi panjang antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat. Ia menilai pelibatan publik penting agar proyek infrastruktur besar seperti ini mendapat dukungan luas. “Masukan warga sangat berarti bagi kami. Kami ingin memastikan setiap pembangunan di Kukar tetap menghargai nilai sejarah dan identitas daerah,” ujarnya.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar disebut telah menyelesaikan proses lelang dan menunjuk kontraktor pelaksana. Kepala Dinas PU Kukar, Wiyono, menjelaskan anggaran pembangunan jembatan baru mencapai Rp58,3 miliar. Struktur jembatan akan menggunakan sistem komposit, perpaduan baja dan beton, yang dinilai efisien dan tahan terhadap beban kendaraan berat.

Ia menambahkan, pembangunan dijadwalkan dimulai pada Mei atau Juni 2025, setelah seluruh dokumen teknis dan administrasi selesai dievaluasi. “Kami pastikan seluruh proses berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Harapannya, pekerjaan dapat dimulai tanpa hambatan berarti,” kata Wiyono.

Berdasarkan data dari situs resmi Dinas PU Kukar, pembangunan infrastruktur jembatan menjadi prioritas dalam mendukung konektivitas antarwilayah. Hingga 2024, sudah lebih dari 60 jembatan di Kukar direhabilitasi atau dibangun baru, sebagian besar berfungsi meningkatkan akses ekonomi masyarakat.

Selain itu, laman resmi Pemkab Kukar menyebut revitalisasi infrastruktur kota juga diarahkan untuk memperkuat sektor pariwisata. Jembatan Besi, dengan nilai sejarahnya, akan disulap menjadi ikon wisata baru yang menggabungkan unsur budaya dan rekreasi.

Langkah ini sejalan dengan visi Kukar Idaman yang dicanangkan Bupati Edi Damansyah, yaitu membangun daerah berbasis inovasi, digitalisasi, dan pelestarian sejarah lokal. Proyek Jembatan Kartini-Panjaitan diharapkan menjadi contoh nyata pembangunan yang berimbang antara kemajuan dan pelestarian nilai warisan daerah.

(Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan:
Berita Terkait