Edi Damansyah Gunakan Hak Pilih, Ajak Warga Sukseskan PSU dengan Damai

Minggu, 20 April 2025 02:40 WITA

Paperkaltim.id, Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi daerah. Hal ini disampaikan setelah dirinya menggunakan hak pilih pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada, Sabtu (19/4/2025), di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 022 Jalan Arwana, Kecamatan Tenggarong.

Usai mencoblos, Edi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Ia menilai, tingkat partisipasi masyarakat menjadi cerminan kedewasaan demokrasi di Kukar. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang hadir dan berpartisipasi dalam PSU hari ini. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Menurut Edi, pelaksanaan PSU merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan, hak pilih bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kontribusi nyata dalam menentukan arah pembangunan daerah. “Menggunakan hak pilih bukan hanya memilih pemimpin, tapi juga menentukan masa depan Kukar. Jadi jangan golput,” tegasnya.

Edi juga menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif selama dan setelah proses pemungutan suara. Ia berharap seluruh warga tetap mengedepankan persatuan, meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda. “Perbedaan pilihan itu hal biasa. Tapi keamanan dan kebersamaan harus tetap dijaga. Jangan biarkan perbedaan pandangan merusak persaudaraan kita,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara turut mendukung pelaksanaan PSU agar berjalan jujur, adil, dan transparan. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, seluruh tahapan PSU dilakukan sesuai prosedur dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memastikan integritas proses pemungutan suara.

Mengutip laman resmi Diskominfo Kukar, tingkat partisipasi pemilih di Kutai Kartanegara pada Pilkada 2024 mencapai lebih dari 78 persen, angka yang menunjukkan antusiasme masyarakat dalam berpartisipasi politik. Pemerintah berharap tren positif ini berlanjut di PSU dan menjadi bukti bahwa warga Kukar memiliki kesadaran tinggi terhadap demokrasi.

Selain itu, Pemkab Kukar juga terus mendorong literasi politik di masyarakat melalui program pendidikan pemilih. Program ini menekankan pentingnya memahami hak dan kewajiban warga dalam proses demokrasi serta menolak praktik politik uang atau kampanye negatif.

“Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang cerdas dan berpartisipasi aktif. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini agar Kutai Kartanegara terus maju dalam suasana damai,” tutup Edi.

(Adv/DiskominfoKukar)

Bagikan:
Berita Terkait