Pansus RPJMD DPRD Kaltim Dorong Pembangunan Daerah Melalui Optimalisasi PAD dan Hilirisasi

Kamis, 24 Juli 2025 03:43 WITA
Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Provinsi Kaltim, Syarifatul Sya'diah

Paperkaltim.id, Samarinda – Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tengah berkomitmen untuk mendorong pembangunan daerah yang merata di seluruh wilayah kabupaten/kota.

Dalam upaya ini, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan melaksanakan program hilirisasi yang berkelanjutan.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Provinsi Kaltim, Syarifatul Sya’diah, menegaskan perlunya fokus pada upaya optimalisasi PAD serta hilirisasi sebagai bagian dari rencana pembangunan dalam lima tahun ke depan.

“Pembahasan ini mencakup langkah-langkah konkret untuk mendukung visi misi pembangunan daerah, agar lebih terarah dan efektif,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Syarifatul juga menyebutkan program Gratispol yang menjadi bagian dari Jospol, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, seperti pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan ruang kelas baru.

“Ini adalah langkah awal kita untuk memastikan pendidikan di Kaltim terus berkembang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Syarifatul menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar melakukan belanja untuk kegiatan, tetapi juga melibatkan diskusi yang mendalam mengenai proyeksi pendapatan yang akan datang.

Pansus berencana melakukan diskusi intensif dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk mengeksplorasi potensi-potensi PAD yang ada.

“Kita ingin menjawab tantangan yang diutarakan oleh Pak Gubernur mengenai optimalisasi perusahaan daerah (perusda). Visi hilirisasi, yang sebelumnya hanya wacana, kini perlu segera diimplementasikan. Kaltim memiliki kekayaan sumber daya alam, terutama kelapa sawit, yang harus dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Syarifatul menambahkan, “Kami mendorong pembentukan perusahaan dari perusda untuk memproduksi minyak goreng. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan PAD, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan membantu mengurangi angka kemiskinan di daerah kita.”

Pansus RPJMD berkomitmen untuk menjalankan rencana pembangunan yang realistis dan terukur, dengan memperhatikan berbagai sektor yang berkontribusi pada peningkatan pendapatan dan pengurangan pengangguran.

“Target kita dalam lima tahun ke depan adalah agar PAD meningkat, angka kemiskinan menurun, dan pengangguran juga berkurang,” pungkas Syarifatul Sya’diah.

Dalam semangat pembangunan yang inklusif, Provinsi Kaltim bertekad untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam menciptakan solusi nyata yang membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.(*)

Bagikan:
Berita Terkait