Paperkaltim.id, JAKARTA – Kodam XXI/Radin Inten memberikan penjelasan terkait video viral yang memperlihatkan bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Sidokaton, Kabupaten Tanggamus, Lampung. Video tersebut memunculkan anggapan bahwa bangunan koperasi berada di kawasan perbukitan yang dinilai kurang layak.
Dilansir dari Antara, Kepala Penerangan Kodam XXI/Radin Inten Letkol Inf Ranoviandy Chairul mengatakan pembangunan gedung koperasi telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) dan bukan keputusan sepihak pemerintah pekon maupun pengurus koperasi.
“Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih bukan merupakan keputusan sepihak kepala pekon maupun pengurus koperasi, melainkan telah melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes). Seluruh tahapan pembangunan juga telah dilengkapi berita acara sebagai dasar legalitas,” kata Ranoviandy di Bandarlampung, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, hasil pengecekan langsung di lapangan menunjukkan bangunan koperasi tersebut berada di tengah kawasan permukiman masyarakat Pekon Sidokaton, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus. Lokasi itu dipilih berdasarkan kesepakatan warga untuk memanfaatkan aset desa sebagai sarana pengembangan kegiatan ekonomi masyarakat.
Menurut Ranoviandy, video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sudut pengambilan gambar tertentu sehingga memunculkan persepsi yang berbeda dari kondisi sebenarnya.
“Video yang beredar di media sosial hanya menampilkan sudut tertentu sehingga memunculkan persepsi berbeda dari kondisi sebenarnya,” ujarnya.
Ia juga menilai pengambilan gambar dilakukan dari sudut yang ekstrem sehingga memberikan kesan seolah bangunan berdiri di kawasan perbukitan. Menurutnya, cara penyajian konten tersebut berpotensi membentuk opini publik yang tidak sesuai fakta di lapangan.
Saat ini, lanjut Ranoviandy, pembangunan gedung Koperasi Merah Putih telah rampung sepenuhnya dan siap dimanfaatkan sesuai fungsinya sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Kepala Pekon Sidokaton Indrio Basuki turut membantah narasi yang menyebut koperasi dibangun di bawah Gunung Tanggamus. Ia menegaskan lokasi bangunan berada di tengah lingkungan permukiman warga.
“Kami mau mengklarifikasi bahwa video yang beredar di TikTok bahwa pembangunan Kopdes Merah Putih yang ada di Pekon Sidokaton itu di bawah Gunung Tanggamus itu tidak benar. Bahwasanya pembangunan Kopdes yang ada di Pekon Sidokaton itu berada di tengah pemukiman masyarakat Pekon Sidokaton,” katanya.
Indrio menambahkan, penentuan lokasi pembangunan sebelumnya telah dibahas bersama masyarakat melalui musyawarah yang melibatkan Badan Himpun Pemekonan (BHP), kepala dusun, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Pemerintah desa berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang berkembang di media sosial mengenai keberadaan Koperasi Merah Putih di Pekon Sidokaton.





