Rendi Solihin Siapkan Revitalisasi Tangga Arung Square, UMKM Muda Jadi Prioritas

Selasa, 7 Juli 2026 03:11 WITA
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tetap memprioritaskan revitalisasi Tangga Arung Square sebagai lokasi pengembangan bioskop di Tenggarong.

TENGGARONG – Kawasan Tangga Arung Square diproyeksikan kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pemerintah daerah mulai menyiapkan konsep revitalisasi dengan memberi ruang lebih luas bagi pelaku usaha muda untuk menghidupkan kembali kawasan yang belakangan mengalami penurunan aktivitas.

Gagasan tersebut disampaikan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, saat meninjau langsung kondisi Tangga Arung Square di Tenggarong, Senin (6/7/2026) malam. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari penyusunan konsep penataan kawasan yang akan segera dibahas bersama pemerintah daerah.

Rendi menjelaskan, ide revitalisasi itu lahir setelah Pemerintah Kabupaten Kukar melakukan kunjungan kerja ke Kota Bandung. Dari kunjungan tersebut, pemerintah mempelajari keberhasilan menghidupkan kembali kawasan perdagangan yang sebelumnya sepi melalui keterlibatan komunitas dan pelaku usaha muda.

“Kami melihat beberapa pasar di Kosambi Bandung yang dulunya sudah mati, tetapi bisa hidup kembali dengan gerakan anak muda. Tangga Arung Square ini punya misi yang sama,” ujar Rendi.

Menurutnya, hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada Bupati Kutai Kartanegara sebagai bahan pengambilan kebijakan. Di sisi lain, program pengembangan kawasan, termasuk rencana pembangunan bioskop, disebut tetap berjalan sesuai tahapan yang telah disusun.

Pada tahap awal, pemerintah akan memfokuskan penataan pada salah satu blok yang dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat ekonomi kreatif. Kawasan tersebut nantinya dirancang untuk menampung berbagai jenis usaha yang banyak digeluti kalangan muda.

Rendi menyebut konsep yang tengah disiapkan akan menghadirkan beragam usaha seperti kuliner, coffee shop, barber, hingga clothing store. Para pelaku usaha juga diberikan keleluasaan menata lapaknya agar memiliki karakter dan identitas tersendiri.

“Kami akan siapkan lapak di sini untuk dibuka dan boleh dimodifikasi sesuai kreativitas masing-masing, sehingga kawasan ini bisa menjadi hidden gem di Tenggarong,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan konsep revitalisasi masih dalam tahap penyempurnaan sehingga pemerintah belum dapat memaparkan seluruh rencana secara detail. Pembahasan lanjutan akan dilakukan sebelum program direalisasikan.

Terkait kios-kios yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal, Rendi memastikan pemerintah akan memprioritaskan pelaku UMKM muda yang telah memiliki usaha aktif dan dinilai memiliki peluang berkembang.

“Anak muda yang memang sudah aktif berusaha. Ada beberapa usaha yang kami lihat di Tenggarong berpotensi mengisi tempat ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, setiap blok nantinya akan ditata berdasarkan kategori usaha agar kawasan lebih tertib, nyaman, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan. Melalui konsep tersebut, Tangga Arung Square diharapkan kembali hidup sebagai pusat ekonomi kreatif sekaligus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM muda di Kutai Kartanegara.

Bagikan:
Berita Terkait