`Paperkaltim.id, Jakarta – Kabar baik bagi pencari kerja, khususnya lulusan perguruan tinggi. Pemerintah membuka peluang besar melalui rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang akan ditempatkan di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini digagas untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus mempercepat pembentukan koperasi berbasis masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional di tingkat desa kini menjadi prioritas utama pemerintah.
“Program ini membutuhkan SDM yang siap terjun langsung. Para manajer nantinya menjadi bagian dari penggerak ekonomi desa,” ujarnya.
Dalam skema yang ditawarkan, para manajer akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah Agrinas Pangan Nusantara dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) atau kontrak kerja.
Selain posisi manajer koperasi, pemerintah juga membuka ribuan posisi pengelola Kampung Nelayan Merah Putih. Secara keseluruhan, tahap awal menyediakan 35.476 formasi.
Para peserta yang lolos seleksi akan menjalani masa penugasan awal selama dua tahun di lingkungan BUMN sebelum terlibat langsung dalam operasional koperasi desa.
Status PKWT sendiri merupakan bentuk hubungan kerja dengan jangka waktu tertentu. Meski bukan pegawai tetap, pekerja tetap mendapatkan hak seperti gaji, jaminan sosial, hingga kompensasi sesuai aturan ketenagakerjaan.
Pendaftaran dilakukan secara online dan dibuka hingga 24 April 2026. Syaratnya cukup terbuka, mulai dari lulusan D3 hingga S1 dari berbagai jurusan, dengan batas usia maksimal 35 tahun.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan.
“Seluruh proses gratis dan hanya melalui satu kanal resmi. Jangan percaya pihak yang menjanjikan kelulusan,” tegas Zulkifli Hasan.
Dengan skala besar dan jangkauan nasional, program ini menjadi salah satu peluang kerja terbesar tahun ini sekaligus langkah konkret memperkuat ekonomi desa dari akar rumput.





