Desa Loa Duri Ilir Jadi Contoh Inovasi Ketahanan Pangan di Kukar

Sabtu, 8 November 2025 03:23 WITA
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Dr. H Sunggono

Tenggarong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dr. H. Sunggono, secara resmi membuka Pelatihan Ketahanan Pangan Tahun 2025 di Hotel Five Premiere Samarinda, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan bertema “Budidaya Ayam Petelur Omega dan Produk Turunan” ini diikuti oleh peserta dari sejumlah lembaga desa di Desa Loa Duri Ilir, dan berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 November 2025.

Dalam arahannya, Sunggono menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Loa Duri Ilir yang menggelar pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi masyarakat desa untuk mendukung ketahanan pangan daerah.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan edukasi yang bisa mendorong percepatan pencapaian target ketahanan pangan,” ujar Sunggono.

Ia menambahkan, inovasi yang dilakukan Desa Loa Duri Ilir bersama seluruh pemangku kepentingan harus menjadi role model bagi desa-desa lain di Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Keberhasilan ini diraih berkat inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengintegrasikan berbagai usaha, seperti peternakan ayam petelur, budidaya kambing, hingga pertanian jagung,” lanjutnya.

Lebih jauh, Sunggono menegaskan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Kukar terhadap pengembangan sektor pertanian dalam arti luas sangat besar dan menjadi salah satu program prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi transformasi ekonomi Kukar dari sektor berbasis sumber daya alam yang tidak terbarukan, seperti pertambangan minyak, gas, dan batubara, menuju ekonomi yang berkelanjutan melalui pengembangan pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

“Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalam pembangunan pertanian akan terus dipertajam, diperluas, dan difokuskan melalui Program Kukar Idaman Terbaik,” ungkapnya.

Sunggono menutup arahannya dengan harapan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan sungguh-sungguh.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan mampu mendorong percepatan ketahanan pangan serta penurunan angka kemiskinan di Desa Loa Duri Ilir,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait