Wabup Rendi Terima Tiga Audensi: Dorong Pemberdayaan Perempuan, Inklusi Disabilitas, dan Literasi Masyarakat

Selasa, 14 Oktober 2025 08:36 WITA

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H. Rendi Solihin menerima tiga audensi dari berbagai organisasi masyarakat di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).
Turut hadir mendampingi, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar H. Hero Suprayetno, Plt Kepala Dinas Sosial Yuliandris, Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Rinda Desianti, serta Kepala Bidang Pengembangan UKM Diskop-UKM Kukar Fathul Alamin.

Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat, membahas berbagai upaya bersama dalam bidang pemberdayaan, sosial, dan pendidikan literasi di Kukar.

Audensi pertama datang dari Korp HMI-Wati (Kohati) HMI Cabang Kukar, yang memaparkan komitmen organisasi dalam mendorong pemberdayaan kader perempuan melalui pelatihan keterampilan menjahit.
Ketua Kohati Kukar, Alda Al Ali Murabbaniah, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar pembelajaran teknis, tetapi juga wadah bagi kader yang memiliki minat di bidang fashion dan menjahit untuk mulai merintis potensi usaha.

“Kami sangat memerlukan dukungan Pemkab Kukar dalam memfasilitasi pelatihan dan menyediakan mesin jahit sebagai sarana praktik,” ujar Alda.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Rendi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Kohati yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam mencetak perempuan mandiri dan berdaya saing.

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Kohati. Bekal keterampilan menjahit ini bisa membuka peluang usaha baru bagi kader-kader muda. Untuk tempat dan mesin jahitnya, akan kita koordinasikan melalui dinas terkait,” ujar Rendi.

Selanjutnya, Wabup Rendi menerima audensi dari DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kukar.
Melalui Sekretaris DPC, Lina Oktaviani, PPDI mengusulkan dukungan fasilitas berupa sekretariat, kendaraan operasional, serta ruang untuk pelantikan pengurus dan pelaksanaan berbagai program organisasi.

“Kami berharap Pemkab Kukar bisa terus mendukung kebutuhan para penyandang disabilitas. Saat ini, PPDI menaungi sekitar 4.800 anggota yang berkomitmen mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan,” jelas Lina.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Kukar selama ini, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, bantuan sosial, hingga dukungan bagi pelaku UMKM disabilitas.

Menanggapi hal itu, Rendi memberikan ruang bagi PPDI untuk memanfaatkan aset daerah yang tersedia.

“Sekretariat PPDI bisa menggunakan salah satu aset daerah seperti di kawasan Bukit Biru atau Gedung Ekonomi Kreatif. Silakan dipilih yang paling sesuai. Melalui Dinsos, kami juga siap menyalurkan bantuan program sesuai kebutuhan organisasi,” terang Rendi.

Audensi terakhir datang dari Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Kukar.
Sekretaris Forum TBM, Rin Muna, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya menumbuhkan minat baca masyarakat lewat berbagai kegiatan kreatif, seperti program literasi dan usaha berbasis komunitas.

“Kami di daerah, khususnya Kecamatan Samboja, memiliki Yayasan Rumah Literasi Kreatif yang menggabungkan kegiatan membaca dengan usaha ekonomi kreatif,” ujarnya.

Rin Muna juga berharap Pemkab Kukar dapat memfasilitasi wadah pertemuan antar-TBM se-Kukar agar bisa menyatukan persepsi dan membentuk jaringan kerja yang lebih solid.

“Masih banyak TBM yang berjalan sendiri-sendiri. Kami ingin menyatukan mereka sesuai arahan Perpustakaan Nasional agar semua TBM bisa bergerak bersama dalam satu wadah,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Rendi kembali menunjukkan dukungannya terhadap upaya penguatan budaya literasi di Kukar.

“Kami melalui Dinas Perpustakaan siap mendukung kegiatan Forum TBM. Untuk tempat pertemuan, silakan gunakan Pendopo Wabup ini, terbuka untuk kegiatan yang memberi dampak positif bagi pengembangan literasi di Kukar,” tutup Rendi.

Bagikan:
Berita Terkait