Rendi Solihin Serahkan Bantuan Pertanian dan Nelayan di Desa Sungai Payang

Kamis, 25 September 2025 03:59 WITA
Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) H Rendi Solihin menyerahkan berbagai bantuan sarana dan prasarana bagi kelompok tani dan nelayan di Halaman Kantor Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu, Rabu (24/9).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Camat Loa Kulu H Adriansyah, Anggota DPRD Kukar Farida dan Hairendra, Forkopimcam Loa Kulu, Kadis Pertanian dan Peternakan M Taufik, Kadis Kelautan dan Perikanan Muslik, Kepala Desa Sungai Payang Arbaen, sejumlah kepala desa, tokoh agama, masyarakat, serta undangan lainnya.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi:

  • Bantuan untuk Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Desa Panoragan
  • Bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama (KUB) Desa Sungai Payang dan KUB Desa Jembayan
  • Bantuan pupuk untuk Gapokdakan dan kelompok perkebunan Desa Sungai Payang
  • Benih jagung 75 kg, herbisida selektif 15 kg, pupuk majemuk 750 kg, pupuk tunggal (urea) 500 kg untuk Gapoktan Baharamayu
  • Pupuk majemuk 8.250 kg, pupuk organik 10.200 kg, serta pupuk pembenah tanah 800 kg untuk Gapoktan Sumber Makmur Desa Sungai Payang

Kepala Desa Sungai Payang, Arbaen, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Kukar melalui kunjungan dan bantuan yang diberikan. “Terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati beserta rombongan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kelompok tani di desa kami,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wabup Rendi Solihin mengapresiasi kerja sama pemerintah desa yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Kukar Idaman.

“Kini kita masih menjalankan Kukar Idaman, namun ke depan akan ditingkatkan menjadi Kukar Idaman Terbaik. Program ini lebih komprehensif dengan jumlah penerima manfaat yang jauh lebih banyak,” jelas Rendi.

Rendi mencontohkan, bila sebelumnya program nelayan produktif menyasar 25 ribu penerima, maka dalam Kukar Idaman Terbaik jumlahnya ditingkatkan menjadi 100 ribu penerima di seluruh Kukar. Selain itu, program keagamaan juga akan tetap dilanjutkan, termasuk gerakan Etam Mengaji, pemberian insentif guru ngaji, hingga program umrah gratis untuk guru ngaji, imam, marbot, dan petugas fardu kifayah.

Di bidang pendidikan, program beasiswa akan ditambah. Anak-anak sekolah tidak hanya mendapat bantuan biaya, tetapi juga akan disediakan seragam dan perlengkapan sekolah secara gratis.

Untuk bidang kesehatan, masyarakat Kukar yang ingin berobat cukup menggunakan KTP karena BPJS Kesehatan kelas III akan ditanggung penuh oleh pemerintah daerah. Program dana RT juga mengalami peningkatan signifikan, dari Rp50 juta menjadi Rp150 juta per RT, dengan fleksibilitas penggunaan untuk kegiatan sosial maupun pembangunan infrastruktur.

Rendi mengakui, pasangan Aulia–Rendi tidak memiliki program 100 hari kerja karena adanya pemilihan ulang yang menyebabkan kehilangan waktu enam bulan. Namun, ia menegaskan roda pemerintahan tetap berjalan sesuai arah RPJMD yang sedang difinalisasi.

“Semua program tidak bisa dijalankan sendiri. Butuh sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan masyarakat. Kami berkomitmen terus turun ke desa-desa agar program benar-benar menyentuh kebutuhan warga,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait