Dukungan Penuh Ananda Emira Moeis untuk Program Gratispol dan Jospol sebagai Program Unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim

Senin, 30 Juni 2025 03:11 WITA
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis

SAMARINDA – Program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yakni Gratispol dan Jospol, telah mendapatkan dukungan penuh secara moral dari Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, yang berasal dari Fraksi PDI Perjuangan.

Ananda menegaskan bahwa program-program tersebut diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah selama lima tahun ke depan.

Dalam pernyataannya, Ananda menyampaikan bahwa penting untuk memperhatikan sejumlah permasalahan mendasar guna memastikan bahwa program Gratispol dapat dilaksanakan secara maksimal di seluruh wilayah Kalimantan Timur.

“Sebelum program ini dijalankan secara penuh, ada beberapa isu fundamental yang harus kita selesaikan agar implementasinya benar-benar efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ananda mengidentifikasi beberapa isu yang perlu menjadi perhatian, antara lain sinkronisasi anggaran untuk tahun 2025-2026, ketimpangan kualitas pendidikan, serta kendala jumlah sekolah yang masih belum memadai di seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Ia juga mengingatkan tentang keterbatasan kewenangan pemerintah provinsi dalam mengelola sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan madrasah.

“Kita harus mempertimbangkan ketimpangan dalam proses administrasi antara sekolah negeri dan swasta. Ini akan menjadi tantangan besar jika program Gratispol ini dilaksanakan, terutama bagi mahasiswa tingkat diploma dan sarjana yang jumlahnya cukup banyak. Kompleksitas ini tentu akan berdampak pada penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT),” tambahnya.

Ananda berharap dukungan semua pihak dapat memperkuat implementasi program-program tersebut, sehingga mampu menjawab tantangan di sektor pendidikan di Kalimantan Timur.

“Kami siap berkolaborasi dengan pemprov dan stakeholder lainnya untuk memastikan kualitas pendidikan di daerah ini meningkat, sehingga setiap anak tidak hanya mendapatkan haknya untuk bersekolah, tetapi juga mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tutup Ananda.

Dengan komitmen bersama, kata Ananda, diharapkan program Gratispol dan Jospol dapat menggerakkan penataan dan pengembangan pendidikan di Kaltim, mewujudkan akses yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, dan mendukung pertumbuhan sumber daya manusia yang berkualitas.(*)

Bagikan:
Berita Terkait