DPRD Kaltim Komitmen Perjuangkan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan di Daerah, Demi Meningkatkan Konektivitas Masyarakat

Selasa, 24 Juni 2025 11:02 WITA
Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel

SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ekti Imanuel, menegaskan komitmen untuk mengawal pelaksanaan dan anggaran pembangunan jalan penghubung antara Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Ulu (Mahulu).

Pernyataan ini disampaikan sebagai respon terhadap dukungan anggaran yang sangat signifikan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, dengan total anggaran mencapai Rp206 miliar melalui APBD Murni Tahun Anggaran 2025.

Ekti Imanuel mengungkapkan betapa pentingnya peningkatan anggaran ini bagi percepatan konektivitas antar wilayah, khususnya di Kabupaten Mahulu.

“Sebelumnya, anggaran untuk jalan Kubar-Mahulu ini paling besar hanya Rp25 miliar. Namun, dengan komitmen yang ditunjukkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur, kita kini memiliki sumber daya yang jauh lebih besar,” ungkap Ekti.

Penting untuk dicatat bahwa penanganan jalan melalui APBD Kaltim dari Tering (Kubar) hingga Simpang Long Hubung (Mahulu) saat ini masih belum optimal, jika dibandingkan dengan ruas jalan yang didanai APBN, yakni dari Simpang Long Hubung ke Ujoh Bilang yang progresnya jauh lebih cepat berkat dukungan pendanaan yang mencukupi.

“Penanganan jalan yang efisien adalah prioritas bagi kami. Saya ingin menyampaikan kepada masyarakat Mahulu untuk percaya bahwa proses pembangunan jalan ini sangat diperhatikan oleh Pemprov Kaltim, dan saya berkomitmen untuk mengawal penuh pelaksanaannya,” tegas Ekti Imanuel.

Jalan penghubung Kubar-Mahulu sepanjang 136 kilometer saat ini masih berstatus non-status, sehingga penanganannya dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Rincian pembagian segmen jalan dan pembiayaannya adalah sebagai berikut: Segmen 0–10 km (Simpang Purworejo, Tering) dibiayai oleh APBN, Segmen 10–41 km melalui APBD Kaltim, Segmen 41–117 km dibiayai APBN, dan Segmen 117–136 km (Ujoh Bilang) oleh APBD Mahulu.

Pada lanjut Ekti, emerintahan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji menunjukkan keseriusan dalam pembangunan infrastruktur yang berpihak pada kepentingan seluruh lapisan masyarakat.

Dengan anggaran Rp206 miliar yang dibagi menjadi empat segmen, yaitu segmen 1 dan 2 menerima Rp53 miliar, serta segmen 3 dan 4 masing-masing Rp50 miliar.

“Diharapkan akan membawa dampak signifikan terhadap perkembangan dan kestabilan ekonomi di daerah tersebut.” tutupnya.(

Bagikan:
Berita Terkait