paperkaltim.id, BONTANG – Serangan buaya kembali terjadi di wilayah Kota Bontang. Seorang warga lanjut usia di Kelurahan Gunung Elai dilaporkan menjadi korban serangan buaya saat melintas di jembatan titian, Jumat (27/12/2025) sore.
Korban diketahui bernama Suardi (74), warga RT 37 Gunung Elai. Informasi kejadian tersebut pertama kali diterima BPBD Kota Bontang dari laporan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bontang, Ismail, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan pemantauan ke lokasi setelah mendapatkan laporan dari petugas lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban serta situasi di sekitar tempat kejadian.
Berdasarkan kronologis yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, korban baru pulang dari kebun dan hendak kembali ke rumah dengan melintasi jembatan titian di kawasan tersebut.
Namun, alat berkebun milik korban terjatuh ke sungai. Korban kemudian turun ke sungai untuk mengambil alat tersebut sebelum akhirnya mengalami serangan mendadak dari buaya.
“Pada saat turun ke sungai itulah korban tiba-tiba diserang buaya. Korban sempat berteriak minta tolong,” ungkap Ismail.
Teriakan korban terdengar oleh anaknya serta warga sekitar yang kemudian segera memberikan pertolongan. Korban berhasil diselamatkan dari serangan buaya, meskipun mengalami sejumlah luka serius.
“Korban mengalami patah tangan, luka di jari tangan dan kaki akibat gigitan buaya,” lanjutnya.
Usai dievakuasi, korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Samarinda untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Hingga kini, kondisi korban masih dalam penanganan tim medis.
BPBD Kota Bontang mengakui bahwa keberadaan buaya di sejumlah wilayah perairan semakin meresahkan warga. Selama ini, upaya yang dilakukan baru sebatas pemasangan plang peringatan bahaya buaya di beberapa titik, seperti Guntung, Selambai, dan Bontang Kuala.
