Tantangan Penyakit HIV, Tuberkulosis (TBC), dan Stunting di Kaltim, Hartono Basuki sebut Perlu Strategi Penanganan Khusus dari Pemerintah Daerah

Paperkaltim.id, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hartono Basuki, menegaskan perlunya perhatian serius dalam menangani peningkatan angka kasus penyakit HIV, Tuberkulosis (TBC), dan Stunting di wilayah Kaltim.

Dalam pernyataannya, Hartono mengungkapkan bahwa meskipun berbagai upaya telah dilakukan, penanggulangan masalah kesehatan masyarakat tersebut masih menghadapi tantangan yang signifikan.

“Penanggulangan penyakit HIV, TBC, dan Stunting belum berjalan optimal di beberapa kabupaten dan kota di Kaltim. Ini adalah isu yang sangat serius dan memerlukan strategi yang terarah dari pemerintah daerah,” tegas Hartono.

Hartono menekankan tanggung jawab pemerintah untuk memberikan perlindungan kesehatan secara merata kepada seluruh masyarakat. “Kita harus punya perhatian khusus kepada persoalan yang ada. Kewajiban kita adalah melindungi masyarakat,” lanjutnya.

Salah satu tantangan besar dalam pengendalian penyakit menular seperti HIV dan TBC adalah sulitnya pemantauan terhadap kelompok populasi yang tidak terlokalisir.

“Jika populasi tersebut dapat terlokalisir atau terdampak secara terfokus, pemantauan kesehatan mereka akan jauh lebih mudah,” ungkapnya.

Dalam upaya menghadapi tantangan ini, Hartono menilai pentingnya edukasi masyarakat mengenai bahaya penyakit HIV dan TBC, serta pemenuhan gizi yang tepat untuk mencegah Stunting.

“Kami perlu terus mengingatkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pemahaman utuh mengenai dampak jangka panjang dari penyakit-penyakit tersebut. Edukasi terkait dampak penyakit ini harus diperkuat di masyarakat,” paparnya.

Hartono berharap adanya koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam menangani permasalahan kesehatan ini.

“Kami juga mendorong semua pihak untuk bersinergi dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang HIV, TBC, dan Stunting, guna menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat Kaltim,” tutupnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *