Paperkaltim.id, Samarinda – DPRD Provinsi Kalimantan Timur melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) sedang dalam proses penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) mengenai Penyelenggaraan Pendidikan.
Dalam pengembangan rancangan ini, Bapemperda berkomitmen untuk tidak hanya memfokuskan pada struktur penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga sangat memperhatikan nasib para guru. Penentuan insentif yang layak bagi guru menjadi salah satu titik utama yang akan diatur dalam perda ini.
Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Baharuddin Demmu, menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam proses penyempurnaan ini.
“Kami ingin memastikan bahwa nasib guru terakomodasi dengan baik. Insentif yang layak bagi mereka adalah salah satu fokus utama dari perda ini. Kami mohon kepada seluruh masyarakat, LSM, dan khususnya para guru untuk memberikan masukan yang konstruktif,” ujar Demmu.
Demmu juga menambahkan bahwa partisipasi aktif dari masyarakat sangat dibutuhkan demi tercapainya ranperda yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan.
“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk memastikan bahwa ranperda ini sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat. Karena jika DPRD sebagai representasi rakyat tidak mendapatkan masukan, kami khawatir perda ini tidak akan mampu menjawab segala harapan,” jelasnya.
Bapemperda telah melakukan persiapan yang matang dan melakukan sinkronisasi dengan Kementerian Hukum dan HAM serta Kantor Wilayah di Provinsi Kalimantan Timur. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menyusun regulasi yang berkualitas dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami percaya banyak ide dan perspektif berharga dari masyarakat. Oleh karena itu, sebelum pembahasan resmi ranperda ini, kami ingin mengundang semua pihak untuk ikut berkontribusi. Kami akan menunggu masukan sebanyak-banyaknya agar pansus pendidikan ini bisa berjalan dengan baik dan berkualitas,” pungkas Demmu.
Bapemperda DPRD Provinsi Kaltim berkomitmen untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik demi kepentingan guru dan siswa di Benua Etam.
“Mari bersama-sama wujudkan pendidikan yang lebih baik untuk generasi masa depan,” ajaknya.(*)
