Paperkaltim.id, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Husin Djufri, mengajak semua pihak untuk mendukung upaya penanggulangan fenomena abrasi yang berdampak signifikan pada pesisir, terutama di Pulau Maratua dan Derawan.
Husin menegaskan bahwa dengan mengatasi masalah-masalah mendasar seperti abrasi, aksesibilitas, dan infrastruktur, kedua pulau ini memiliki potensi besar untuk menjadi ikon pariwisata yang menarik perhatian wisatawan domestik dan internasional.
“Pulau Maratua dan Derawan memiliki keindahan alam yang luar biasa, namun tantangan seperti abrasi perlu segera ditangani agar dapat menjadi destinasi wisata yang aman dan menarik. Kami meminta Pemerintah Provinsi untuk segera bergerak dalam penanggulangan abrasi serta meningkatkan infrastruktur penunjang pariwisata,” ungkap Husin.
Selain penanganan abrasi, Husin juga menyampaikan aspirasi masyarakat Berau terkait perlunya percepatan pengoperasian bandara setempat, peningkatan jaringan sinyal telekomunikasi yang lebih handal, serta stabilisasi pasokan BBM melalui adanya SPBU formal.
Menurutnya, hal ini menjadi langkah penting untuk mendukung aksesibilitas dan kenyamanan para wisatawan.
“Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi adalah kunci untuk mewujudkan perubahan nyata. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, kami optimis Pulau Maratua dan Derawan dapat menjadi destinasi pariwisata yang diakui di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Dirinya mengatakan, dengan ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) diharapkan dapat merespon dengan cepat dan efektif atas aspirasi yang disampaikan.
“Agar dampak negatif dari fenomena alam dapat diminimalisir dan potensi pariwisata yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” pungkasnya.
Dengan langkah-langkah strategis yang tepat, Husin yakin, Pulau Maratua dan Derawan tidak hanya akan melestarikan keindahan alamnya, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan.(*)
