Isu Abdiasi Pantai di Berau, Husin Djufri sebut Wilayah Pariwisata Ini Perlu Penanganan Segera

Paperkaltim.id, Samarinda – Kabupaten Berau, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur, dengan keindahan pantai Maratua dan Derawan, kini dihadapkan pada isu serius yang mempengaruhi masyarakat dan potensi pariwisata daerah.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Husin Djufri, menyampaikan baru-baru ini banyak keluhan dari masyarakat terkait abdiasi pantai yang berdampak pada kehidupan mereka.

Husin Djufri, yang merupakan anggota DPRD dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengungkapkan keprihatinan mendalam tentang dampak abdiasi pantai tersebut.

“Saat kami melakukan reses, kami mendapatkan keluhan mendalam dari masyarakat terkait abdiasi pantai. Ini jelas menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup masyarakat dan ekosistem di wilayah ini,” katanya.

Abdiasi pantai tidak hanya mengancam sumber air tawar yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, tetapi juga dapat menghancurkan potensi pariwisata yang selama ini menjadi andalan daerah.

“Jika masalah ini tidak segera diatasi, kami khawatir sumber air tawar dan potensi pariwisata yang selama ini menjadi andalan akan musnah,” tegas Husin.

Politisi yang akrab disapa Husin ini juga menekankan pentingnya tindakan konkret untuk menangani masalah ini. Ia menyarankan beberapa langkah yang perlu segera dilaksanakan, di antaranya adalah pemasangan struktur penahan ombak seperti gelembung beton “opak”, penanaman mangrove, serta reklamasi pantai.

“Dukungan dari provinsi sangat diperlukan untuk mempercepat langkah penanganan ini. Meskipun pemerintah kabupaten telah memulai program ini sejak lama, kendala dana masih menjadi hambatan utama. Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah provinsi untuk menyikapi permasalahan ini demi keberlangsungan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Berau, kata Husin Djufri, bersama dengan pihak-pihak terkait, diharapkan dapat merespons isu ini dengan segera agar daerah pariwisata yang kaya akan pesona alam ini tetap terjaga dan memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *