Paperkaltim.id, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Hartono Basuki, menegaskan bahwa perhatian terhadap pembangunan infrastruktur pertanian adalah tanggung jawab bersama yang tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah, tetapi juga sebagai wujud nyata komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup para petani dan menumbuhkan ekonomi daerah.
Dalam pernyataan Anggota DPRD Kaltim dari Dapil Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ini, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mendorong percepatan penyelesaian masalah yang dihadapi oleh sektor pertanian.
“Pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan akses, dan fasilitas penyimpanan, bukan hanya akan meningkatkan produktivitas, tetapi juga akan membantu petani dalam mengatasi berbagai tantangan yang mereka hadapi sehari-hari. Saya percaya bahwa dengan perhatian dan tindakan yang tepat dari pemerintah, para petani kita di daerah ini dapat lebih optimal dalam mengembangkan usaha mereka,” ujar Hartono.
Lebih lanjut, Hartono berharap agar semua pihak, terutama pemangku kebijakan, senantiasa peka terhadap kebutuhan di lapangan dan berkomitmen untuk merumuskan strategi yang mendukung pembangunan pertanian.
“Kita harus menyadari betapa pentingnya sektor pertanian bagi kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah. Kita perlu bekerja sama untuk memanfaatkan potensi yang ada dan memberikan dukungan kepada petani agar mereka semakin sejahtera,” tambahnya.
Melalui sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Hartono yakin bahwa masalah terkait infrastruktur pertanian dapat segera diatasi.
Dia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan berkualitas, demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.
“Dengan upaya bersama, kita dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertanian dan ekonomi lokal untuk tumbuh dan berkembang. Mari kita bekerja sama guna memastikan bahwa keuntungan dari sektor pertanian dapat dirasakan langsung oleh para petani dan masyarakat di sekitarnya,” tutup Hartono Basuki.(*)
