Paperkaltim.id, TENGGARONG – Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga momen refleksi dan transformasi, khususnya bagi generasi muda. Hal inilah yang menjadi semangat utama Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) ke-2 yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Jumat (14/03/2025), di halaman Pendopo Bupati Kukar.
Ajang ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan, menampilkan kemampuan terbaik mereka di bidang seni Islam seperti Hadrah, adzan, dan kaligrafi. Di balik kemeriahan kompetisi, tersimpan pesan kuat: Ramadan adalah saat terbaik untuk membangkitkan potensi dan nilai-nilai kebaikan dalam diri pemuda.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyebut FKPR sebagai momentum kebangkitan generasi muda yang lebih aktif, produktif, dan bertanggung jawab.
“Ramadan mengajarkan kita kedisiplinan, kesabaran, dan kepedulian. Nilai-nilai itu bisa menjadi fondasi kuat bagi anak muda untuk melangkah lebih jauh,” ujar Sunggono.
Ia berharap semangat dari festival ini tidak berhenti di panggung acara saja, tetapi terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari para peserta. Ia juga mengingatkan bahwa pemuda harus mampu menyeimbangkan antara spiritualitas dan pemanfaatan teknologi secara bijak.
“FKPR ini adalah bukti bahwa semangat religi dan kreativitas bisa berjalan beriringan. Kita ingin pemuda Kukar bangkit, mandiri, dan memberi dampak bagi lingkungannya,” tambahnya.
Lebih dari sekadar festival, FKPR juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan di antara pemuda-pemuda dari berbagai latar belakang. Mereka hadir tidak hanya untuk menang, tetapi juga untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama dalam cahaya Ramadan. (Adv/DiskominfoKukar)
