Bunda PAUD Kukar Dorong Optimalisasi Kelas Parenting, Tekankan Wajib 1 Tahun PAUD di Muara Wis

TENGGARONG – Menyikapi masih adanya anak usia 4–5 tahun yang belum mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda PAUD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Andi Deezca Pravidhia Aulia Rahman bersama Ketua Kelompok Kerja (Pokja) PAUD Hj. Maria Ester menggelar Sosialisasi Kelas Parenting di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Muara Wis, Kamis (16/10).

Kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar sebagai langkah meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, sekaligus wadah berbagi pengalaman antara orang tua dan pendidik mengenai pola asuh yang baik, efektif, dan berkarakter.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kukar Andi Deezca mengapresiasi komitmen seluruh Bunda PAUD Desa se-Kecamatan Muara Wis yang telah berhasil mendorong lebih dari 90% anak-anak di wilayah tersebut untuk mengikuti pendidikan usia dini.

“Saya sangat mengapresiasi peran dan kegigihan Bunda PAUD Desa dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun, dimulai dari 1 tahun di PAUD,” ujar Andi Deezca.

Sementara itu, Ketua Pokja PAUD Kukar Hj. Maria Ester menjelaskan, pihaknya terus berupaya mengatasi kendala partisipasi PAUD melalui berbagai inovasi. Salah satunya lewat program “Anak Etam” yang merupakan singkatan dari Aksi Nyata Kolaborasi Tangguh Majukan PAUD Bermutu.

“Aksi pertama yang kami lakukan adalah 3D, yaitu Data, Datangi, dan Daftarkan. Pendekatan ini menjadi langkah awal memastikan seluruh anak usia 4–5 tahun dapat terlayani pendidikan PAUD,” jelas Maria.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Camat Muara Wis Fadhli Annur, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Pujianto, Kabid PAUD dan PNF Ida Wahyu Sayekti, Kepala UPT Layanan Kependidikan, serta perwakilan organisasi seperti PP PAUD, IGTKI, Himpaudi, K3S, pengawas sekolah, penilik, kepala sekolah, dan guru se-Kecamatan Muara Wis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, serta memastikan tidak ada lagi anak usia dini di Kukar yang tertinggal dari layanan pendidikan dasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *