TENGGARONG – Setelah lebih dari tiga dekade beroperasi melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar), Perumda Tirta Mahakam akhirnya mencatat sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak berdiri 33 tahun lalu, perusahaan daerah ini berhasil menyetor dividen sebesar Rp500 juta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar.
Momentum bersejarah tersebut disampaikan dalam suasana penuh kehangatan pada acara halalbihalal yang digelar Rabu (9/4/2025). Dengan mengusung tema “Dengan Semangat Ukhuwah, Jalin Sinergi untuk Mencapai Visi Perumda Tirta Mahakam Menuju Prima, Sehat dan Mandiri”, kegiatan itu menjadi lebih dari sekadar silaturahmi—melainkan simbol perubahan arah besar bagi Tirta Mahakam.
Perusahaan yang dulunya dikenal dengan sistem birokratis kini bertransformasi menjadi BUMD yang profesional dan berorientasi hasil. Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, menyerahkan secara simbolis dividen tersebut kepada Asisten III Sekretariat Kabupaten Kukar, Ahyani Fadianur Diani.
Dalam sambutannya, Suparno menekankan bahwa capaian ini lahir dari kerja kolektif dan semangat rakat etam betulungan yang menjadi karakter masyarakat Kukar.
“Cakupan layanan air bersih kita kini telah menjangkau seluruh 20 kecamatan. Masih ada tantangan, tapi kami berkomitmen terus memperbaiki kualitas layanan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, hasil positif ini juga mendapatkan pengakuan dari Kantor Akuntan Publik (KAP), yang mencatat kinerja keuangan Tirta Mahakam sepanjang 2024 dalam kategori sehat. “Transformasi dari birokrasi menuju korporasi tidak mudah, tapi kolaborasi dan semangat perubahan membawa kita sampai di titik ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ahyani Fadianur Diani mengapresiasi langkah besar yang dicapai Tirta Mahakam. Ia menilai dividen perdana ini bukan sekadar prestasi finansial, melainkan bukti nyata komitmen BUMD dalam memperkuat pendapatan asli daerah.
“Selama 33 tahun, baru kali ini Perumda Tirta Mahakam mampu menyumbangkan dividen. Ini bukan hanya angka, tapi pesan kuat bahwa perubahan itu mungkin, dan bisa dicontoh oleh BUMD lain,” ujarnya.
Capaian ini sekaligus menegaskan arah kebijakan Pemkab Kukar yang mendorong seluruh BUMD untuk tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga menjadi pilar ekonomi daerah yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Dengan setoran dividen perdana ini, Tirta Mahakam tak hanya menandai babak baru dalam perjalanan perusahaannya, tetapi juga memperkuat keyakinan bahwa sinergi antara profesionalisme dan pengabdian dapat berjalan seiring untuk kemajuan Kukar.
