Paperkaltim.id, SAMARINDA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, telah melaksanakan kegiatan reses yang bertujuan untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan pemuda dan perempuan, pada 5 Juli 2025.
Kegiatan ini mendapatkan perhatian serius, terutama dalam menanggapi rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di Kaltim, yang tercatat hanya 59 persen, jauh di bawah standar nasional sebesar 70 persen.
“Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda ini menunjukkan perlunya program yang dapat mendorong pemuda dan pemudi untuk berwirausaha. Kami juga memberikan perhatian khusus kepada Wanita Rawan Sosial dan Ekonomi (WRSE),” ungkap Reza sapaan akrabnya.
Dirinya menekankan pentingnya langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian generasi muda dan perempuan.
Selama reses, Reza juga melanjutkan pertemuan dengan warga di Desa Suka Bumi dan Desa Lebaho Ulaq, mendengarkan berbagai aspirasi yang akan diteruskan ke DPRD Kaltim untuk ditindaklanjuti.
Hal ini menjadi bukti komitmen Reza untuk menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Program pemuda dan wirausaha yang direncanakan diharapkan bisa menjadi solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi oleh generasi muda dan perempuan di daerah tersebut.
Selain itu, menurut dia kegiatan ini menjadi wadah untuk menunjukkan sinergi antara DPRD dan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan, seperti dampak banjir pada tambak warga, kondisi jalan yang rusak, dan kebutuhan peluang kerja bagi anak-anak muda.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, Reza juga memberikan bantuan perlengkapan olahraga, seperti net dan bola voli kepada ibu-ibu, serta papan catur untuk para pemuda.
Dia berharap langkah ini dapat memfasilitasi kegiatan positif di lingkungan masyarakat, mendorong partisipasi aktif serta menciptakan suasana yang kondusif untuk olahraga dan interaksi sosial.
“Selama empat hari kami melakukan reses, kami memperoleh gambaran nyata tentang kebutuhan masyarakat di berbagai desa di Kaltim. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap usulan warga melalui kerjasama yang baik dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kami akan terus mendorong program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat,” pungkas Reza.
Kegiatan reses ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan peranan pemuda dan perempuan di Kaltim, serta menciptakan peluang yang lebih luas dalam mendorong kemandirian dan keberdayaan mereka di tengah tantangan zaman. (*)
