Dukungan DPRD Kaltim untuk Peningkatan Pendidikan Al-Qur’an dan Kualitas Guru Ngaji

Paperkaltim.id, Kutai Kartanegara – Masih kurangnya perhatian terhadap guru-guru ngaji yang berperan penting dalam penyebaran dan pengajaran Al-Qur’an di Indonesia, kini mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Firnadi Ikhsan.

Dirinya menekankan pentingnya penguatan pendidikan Al-Qur’an di masyarakat setelah melakukan kegiatan reses yang bekerja sama dengan Rumah Belajar Cahaya Qur’an Kukar.

Kegiatan reses yang berlangsung pada Jumat lalu tidak hanya bertujuan untuk menangkap aspirasi masyarakat terkait pengajaran Al-Qur’an, tetapi juga memberikan pelatihan langsung bagi para ustadz dan ustadzah yang selama ini aktif mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Pelatihan ini dihadiri oleh Ustad H. Hadiyatullah, Trainer Ummi Foundation Wilayah Kalimantan, serta sejumlah pengajar berpengalaman lainnya.

“Dalam kesempatan ini, kami berupaya memperkuat kualitas para pengajar agar dapat memberikan pendidikan Al-Qur’an yang lebih baik kepada masyarakat. Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan kompetensi guru-guru ngaji di Kutai Kartanegara,” ungkap Firnadi Ikhsan.

Firnadi juga menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan Al-Qur’an di wilayahnya. Ia menyampaikan bahwa Rumah Aspirasi Firnadi Ikhsan siap bekerja sama dengan Rumah Qur’an dalam memfasilitasi masyarakat yang berminat mempelajari berbagai metode baca Al-Qur’an, termasuk metode Ummi, Qiroati, dan Tilawati.

“Dengan kolaborasi ini, kami berharap bisa melahirkan pengajar-pengajar Qur’an yang terampil dan tersertifikasi, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan agama di daerah kita,” tambahnya.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun karakter dan spiritualitas masyarakat.

Firnadi Ikhsan berharap komitmen ini akan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendidikan agama di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *