paperkaltim.id, SAMARINDA – Setelah beberapa bulan dihadapkan pada fenomena hujan dengan intensitas tinggi, banyak wilayah di Kalimantan Timur, khususnya Kota Balikpapan, telah mengalami banjir yang signifikan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Yusuf Mustafa, menegaskan urgensi penanganan masalah banjir yang kian meresahkan masyarakat.
Dalam pernyataan yang disampaikan, Yusuf mengapresiasi langkah-langkah yang telah diambil oleh Pemerintah Kota Balikpapan, termasuk pelebaran jalan serta perbaikan sistem drainase di sejumlah titik strategis, seperti daerah MT Haryono.
Namun, dia menekankan bahwa hal tersebut masih belum cukup untuk mengatasi potensi ancaman banjir yang lebih besar di masa depan.
“Proyek Bendungan Pengendali (Bendali) Ampal Hulu yang terletak di sekitar Kelurahan Gunung Samarinda dan Gunung Samarinda Baru sangat krusial. Ini menjadi prioritas kita, mengingat potensi banjir yang terus mengancam masyarakat Balikpapan,” ungkap Yusuf.
Pembangunan Bendali Ampal Hulu direncanakan akan mencakup area seluas sekitar 10 hektare, dengan harapan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menanggulangi masalah banjir di wilayah tersebut.
Mengingat kondisi terkini, di mana Balikpapan turut mengalami curah hujan ekstrem, serta pasang air laut yang memperparah situasi, kebijakan ini dianggap sangat mendesak.
“Setelah hujan reda, alhamdulillah air mengalir kembali ke laut. Namun, kita tidak bisa terus menunggu kondisi cuaca seperti ini,” tambahnya.
Selanjutnya, Yusuf juga menyampaikan rencana pembangunan drainase tambahan yang akan dimulai di beberapa titik, termasuk dari Jokotole hingga Mufakat.
Kendati demikian, dia membenarkan bahwa keterbatasan anggaran memaksa proyek-proyek tersebut dilaksanakan secara bertahap.
“Di samping itu, kami perlu meningkatkan edukasi kepada masyarakat terkait pengembangan perumahan yang berkelanjutan. Kita harus memastikan bahwa pembangunan perumahan yang dilakukan tidak akan menambah masalah banjir di masa yang akan datang,” tegas Yusuf.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Balikpapan, Yusuf berharap agar seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun pihak swasta, dapat bersinergi untuk mempercepat proses pembangunan Bendali Ampal Hulu dan berbagai inisiatif penanganan banjir lainnya.
“Mudah-mudahan, pembangunan ini dapat direalisasikan secepatnya, sehingga dapat membantu mengurangi dampak banjir yang kerap melanda masyarakat kita,” tutup Yusuf.(*)
