480 Ribu Tiket Lebaran Terjual, KAI Daop 1 Tambah 16 Perjalanan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 480 ribu tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026. Tingginya angka penjualan ini menunjukkan besarnya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai moda transportasi mudik tahun ini. Penjualan tersebut terus bergerak seiring mendekatnya puncak arus mudik.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyampaikan bahwa masih tersedia sekitar 98 ribu tempat duduk dari wilayah Daop 1 Jakarta. Keberangkatan difokuskan dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen. Ia menjelaskan, “Untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, ketersediaan tempat duduk pada 11 Maret tercatat sebanyak 31.587 kursi, 12 Maret 19.060 kursi, 13 dan 14 Maret masing-masing 9.186 kursi, serta 15 Maret 10.339 kursi.”

Ketersediaan kursi pada tanggal berikutnya juga terus berkurang. Pada 16 Maret tercatat 5.016 kursi, lalu 17 Maret tersisa 2.127 kursi. Sementara 18 Maret hanya tersedia 901 kursi, disusul 19 Maret sebanyak 1.926 kursi dan 20 Maret sebanyak 2.086 kursi.

Untuk tanggal 21 Maret, jumlah kursi yang masih tersedia mencapai 12.772 kursi. Adapun pada periode 22 Maret hingga 1 April 2026, ketersediaan kursi tercatat lebih dari 20 ribu kursi per hari. Meski demikian, angka tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

Franoto menegaskan bahwa data bersifat dinamis. Perubahan bisa terjadi karena adanya pemesanan maupun pembatalan tiket oleh calon penumpang. Ia mengingatkan masyarakat untuk terus memantau ketersediaan tiket secara berkala.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 1 Jakarta mengoperasikan 16 perjalanan tambahan. Tambahan tersebut terdiri atas 10 perjalanan dari Stasiun Gambir dan 6 perjalanan dari Stasiun Pasar Senen. Dengan penambahan ini, total 84 perjalanan kereta api jarak jauh beroperasi setiap hari selama masa Angkutan Lebaran.

Selain itu, pemerintah turut memberikan stimulus berupa potongan tarif 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Kebijakan tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau selama Lebaran 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *